Langsung ke konten utama

Human



Aku ingin bercerita sedikit
Tentang kekaguman ku pada seseorang

Aku memanggilnya
Human
Karna aku masih belum pantas
Menyebut nama nya
Karena memang aku belum berkenalan secara resmi dengan nya
Aku memang tak pernah berjabat tangan dengan nya
Tapi entah mangapa
Aku merasa begitu mengenalnya
Aku pernah bertemu langsung dengannya
Dan ketika itu
Parfum yang dia kenakan
Menjadi parfum favorit ku tuk pengantar tidur malam

Mungkin dia tak pernah tau
Bahwa dengan ku melihat
Unggahan story nya di instagram
Itu bisa sedikit menghiburku
Ketika hatiku sedang di patahkan
Terkadang ku coba mampir
Mengintip sedikit unggahan feed instagramnya
Dia sungguh cantik
Tapi maaf aku tak pernah ngelike foto foto nya itu
Bukan karna tak suka
Tapi sudah banyak orang yang melakukan nya untuknya

Ini sepenggal pesanku untuknya
Barangkali Tuhan menjawab doa doa baikku
Dan menuntun jemari nya sampai
Di wadah ini...

Kau tak perlu tau siapa aku
Yang perlu kau yakini
Kau adalah wanita yang hebat
Teruslah tertawa dan berbahagia
Cerita singkat yang kau bagikan itu
Bisa membuat ku tersenyum
Cerita saat kau jalan jalan
Saat mengeluh tentang pekerjaan
Atau tentang jodoh mu yang belum datang
Itu jadi hal yang menarik untuk ku tunggu setiap hari

Namun beberapa minggu ini
Kau tidak aktif lagi
Sedih rasanya
Ku seperti ingin tau bagaimana kabarmu
Teruslah hidup
Dan jangan lupa bagikan sedikit kebahagiaannmu
Karena ada orang yg ikut bahagia dengan apa yg kau lakukan

Tidur lah
Dengan nyenyak
Karna hari esok
Banyak orang menunggumu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terpatahkan Di Awal Tahun

Terpatahkan di awal tahun Saat itu ada yang menghampiri ku Mendekat dan membawa aroma Apshara Aku tertegun ini aroma lembut bagai bidadari Di tersenyum sangat manis Seraya menyodorkan sebatang bunga seruni Ini kesukaan mu kan Sambil tersenyum menunjukkan lesung pipit di pipi kanan nya Sudah lah katanya Biarkan dia tenang Cukup cintai dia dengan doa doa baikmu Tangis dan keputusasaan mu takan membuat dia bangkit dari peristirahatan terakhir nya Apa kau ingin dia kembali ke dunia dan mengeluarkan nya dari surga Dia sudah bahagia disana Bukan kah surga tempat sebaik-baiknya kembali Aku kembali menengok nya Dia terlihat sangat bijak dengan kata katanya Bukankah kau temannya kataku Apa kau tidak sedih orang yang kau sayang pergi meninggalkan mu Sedih... Sedih bangat katanya... Namun semua sudah ditetapkan apa kau meragukan takdir Tuhan Bangkit lah... Tata hidup mu kembali Daisy pun pasti tak ingin melihat keadaan mu yang seperti ini... Dia menggandeng tangan ku Ayo kita pergi.. ...

Ada apa di bulan ini

Ada yang salah di bulan ini Entah kenapa Lain banget rasa nya Semuanya berlalu begitu saja Apa yang harus aku lakukan Kusangat kecewa dengan bulan ini Semuanya tak berjalan dengan baik Terlalu banyak kesedihan Dan sejujurnya akupun sudah lelah Apa kah masih ada hari esok Dan apa kah tetap seperti ini ♌•͡˘.˘ •͡♌"◦°◦ºº ĦцüĦ.. Mungkin ini salah ku Maaf tuhan Bila ku tak bersyukur Dan terlalu banyak meminta

Darimana Harus Kumulai

Entah darimana harus kumulai kata-kata pembuka hatiku. Setiap kali aku bertemu denganmu, aku selalu saja seperti terhipnotis, kamu membuatku lupa akan segalanya. Wajahmu selalu saja hadir dan menimbulkan akan rasa lupa yang membingungkan pada wajah-wajah wanita lain yang pernah kucintai sebelumnya, begitu kuatnya. Aku tak pernah tahu dari jurusan mana kamu datang. Tiba-tiba kamu hadir begitu saja, membawa keremangan takdirku. Kamu membekap hatiku dalam kebimbangan cinta—tanpa arah, tanpa tujuan pasti, tapi aku suka. Entah kamu anugerah ataukah mungkin malah penderitaanku. Aku ingat ketika pertama kali mengenalmu. Perpustakaan adalah kata kuncinya. Entah kenapa aku selalu memilih meja dan kursi yang sama demi membaca buku, mungkin karena tata letaknya yang dekat dengan jendela hingga aku bisa merasakan sepoi angin membelaiku. Saat itu kutemukan sebuah buku agenda di atas meja tempat biasanya aku membaca buku-buku perpustakaan. Kubuka lembaran pertama buku agenda itu. Nama ...