Langsung ke konten utama

Terpatahkan Di Awal Tahun


Terpatahkan di awal tahun

Saat itu ada yang menghampiri ku
Mendekat dan membawa aroma Apshara
Aku tertegun ini aroma lembut bagai bidadari
Di tersenyum sangat manis
Seraya menyodorkan sebatang bunga seruni
Ini kesukaan mu kan
Sambil tersenyum menunjukkan lesung pipit di pipi kanan nya

Sudah lah katanya
Biarkan dia tenang
Cukup cintai dia dengan doa doa baikmu
Tangis dan keputusasaan mu takan membuat dia bangkit dari peristirahatan terakhir nya
Apa kau ingin dia kembali ke dunia dan mengeluarkan nya dari surga
Dia sudah bahagia disana
Bukan kah surga tempat sebaik-baiknya kembali

Aku kembali menengok nya
Dia terlihat sangat bijak dengan kata katanya
Bukankah kau temannya kataku
Apa kau tidak sedih orang yang kau sayang pergi meninggalkan mu
Sedih... Sedih bangat katanya...
Namun semua sudah ditetapkan apa kau meragukan takdir Tuhan
Bangkit lah...
Tata hidup mu kembali
Daisy pun pasti tak ingin melihat keadaan mu yang seperti ini...

Dia menggandeng tangan ku
Ayo kita pergi..
Dia memberikan kunci mobil padaku..
Kamu yang bawa..
Aku ga bisa nyetir mobil kataku
Coba saja katanya
Engga kataku aku pulang pake motor saja kataku

Dia terus mengikuti ku dan ikut duduk di jok belakang motorku
Ngapain disini kataku
Aku mau ikut katanya
Kamu kan bawa mobil
Ngapain ikut aku
Tiba tiba dia memeluk ku dari belakang
Berikan aku kesempatan untuk tumbuh di hatimu
Bukan kah Daisy sudah layu
Berikan aku kesempatan...

Maaf kataku
Kau sahabat nya aku tidak mungkin mengizinkan mu tinggal dihatiku
Karena setiap aku melihat mu mencium aroma mu
Aku seakan akan menganggap mu sebagai Daisy dan itu tidak adil untuk mu
Aku ga masalah katanya...
Anggap saja aku sebagai Daisy dan aku akan menjaga mu sebaik Daisy bisa menumbuhkan senyuman di sudut bibir mu

Makasih...kataku
Pulang lah dengan mobilmu dulu
Besok aku akan menemui mu
Jemput aku besok ya...
Katanya sembari melangkah pergi...


Aku tau ini hanya akan menjadi bom waktu 
Entah kapan akan meledak
Perasaan itu mungkin bisa saja tumbuh
Namun di sisi lain
Ada hal yang sulit di satukan
Menjalin hubungan bukan lah perkara main main
Di saat diri sudah mulai dewasa
Komitmen yang sesungguhnya lah yang dicari

Seiring berjalan nya hari
Aku membiarkan dia tumbuh mengakar di setiap jengkal waktu 
Hingga di awal tahun ini
Aku tau... 
Seseorang sudah datang untuk menjadikannya seorang ibu dari anak anak nya kelak

Aku bisa apa kataku
Entah karena kekecewaan sebelumnya 
Keletihan sebelumnya 
Aku sulit bangkit dan melangkah

Ya ini bukan hal pertama 
Jika seseorang mungkin bisa saja dengan mudah menggantikan posisi mu di hatinya... 
Tak apa...! 
Tak ada yang baru di bawah matahari yang sama


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada apa di bulan ini

Ada yang salah di bulan ini Entah kenapa Lain banget rasa nya Semuanya berlalu begitu saja Apa yang harus aku lakukan Kusangat kecewa dengan bulan ini Semuanya tak berjalan dengan baik Terlalu banyak kesedihan Dan sejujurnya akupun sudah lelah Apa kah masih ada hari esok Dan apa kah tetap seperti ini ♌•͡˘.˘ •͡♌"◦°◦ºº ĦцüĦ.. Mungkin ini salah ku Maaf tuhan Bila ku tak bersyukur Dan terlalu banyak meminta

Darimana Harus Kumulai

Entah darimana harus kumulai kata-kata pembuka hatiku. Setiap kali aku bertemu denganmu, aku selalu saja seperti terhipnotis, kamu membuatku lupa akan segalanya. Wajahmu selalu saja hadir dan menimbulkan akan rasa lupa yang membingungkan pada wajah-wajah wanita lain yang pernah kucintai sebelumnya, begitu kuatnya. Aku tak pernah tahu dari jurusan mana kamu datang. Tiba-tiba kamu hadir begitu saja, membawa keremangan takdirku. Kamu membekap hatiku dalam kebimbangan cinta—tanpa arah, tanpa tujuan pasti, tapi aku suka. Entah kamu anugerah ataukah mungkin malah penderitaanku. Aku ingat ketika pertama kali mengenalmu. Perpustakaan adalah kata kuncinya. Entah kenapa aku selalu memilih meja dan kursi yang sama demi membaca buku, mungkin karena tata letaknya yang dekat dengan jendela hingga aku bisa merasakan sepoi angin membelaiku. Saat itu kutemukan sebuah buku agenda di atas meja tempat biasanya aku membaca buku-buku perpustakaan. Kubuka lembaran pertama buku agenda itu. Nama ...