Langsung ke konten utama

Terimakasih sudah memilih

Terimakasih sudah memilih 
Ini bukan salah mu tak mengapa
Jika disuatu hari kau menyesalinya
Itu bukan salahku
Bukankah itu inginmu
Hanya itu yang bisa kukatakan
Tak apa... 

Kali ini rasanya kalah lagi
Entah lah memang mungkin tak diinginkan
Kadang aku merasa cukup dan sudah memberikan semuanya
Namun itu tak cukup baginya
Ya mungkin bukan waktu nya
Hanya saja keadaan sering membuat ku berharap
Kupikir dia didatangkan untuk mewarnai hariku nyatanya aku terlalu berlebihan
Tak ada kesempatan sedikitpun
Aku harus berusaha senyum di hadapannya
Bahkan ketika dia lebih memilih sahabat ku
Tak apalah asal sahabat ku bahagia
Aku turut bahagia

Nyatanya aku harus sendiri
Kayanya tak masalah
Hanya saja kurang nyaman aja
Mungkin aku tak jatuh cinta
Hanya saja aku merasa bahwa aku lebih baik... Mungkin aku terlalu sembong kali ini
Aku hanya khawatir akan apa yang kan kau jalani kedepan nya
Aku memang tak sempurna
Namun aku tau cara memperlakukan mu dengan baik

Ya sudah lah
Tak perlu di pertahankan
Kamu paling mengerti akan kebahagiaan mu
Sehat sehat lah semoga harimu menyenangkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terpatahkan Di Awal Tahun

Terpatahkan di awal tahun Saat itu ada yang menghampiri ku Mendekat dan membawa aroma Apshara Aku tertegun ini aroma lembut bagai bidadari Di tersenyum sangat manis Seraya menyodorkan sebatang bunga seruni Ini kesukaan mu kan Sambil tersenyum menunjukkan lesung pipit di pipi kanan nya Sudah lah katanya Biarkan dia tenang Cukup cintai dia dengan doa doa baikmu Tangis dan keputusasaan mu takan membuat dia bangkit dari peristirahatan terakhir nya Apa kau ingin dia kembali ke dunia dan mengeluarkan nya dari surga Dia sudah bahagia disana Bukan kah surga tempat sebaik-baiknya kembali Aku kembali menengok nya Dia terlihat sangat bijak dengan kata katanya Bukankah kau temannya kataku Apa kau tidak sedih orang yang kau sayang pergi meninggalkan mu Sedih... Sedih bangat katanya... Namun semua sudah ditetapkan apa kau meragukan takdir Tuhan Bangkit lah... Tata hidup mu kembali Daisy pun pasti tak ingin melihat keadaan mu yang seperti ini... Dia menggandeng tangan ku Ayo kita pergi.. ...

Ada apa di bulan ini

Ada yang salah di bulan ini Entah kenapa Lain banget rasa nya Semuanya berlalu begitu saja Apa yang harus aku lakukan Kusangat kecewa dengan bulan ini Semuanya tak berjalan dengan baik Terlalu banyak kesedihan Dan sejujurnya akupun sudah lelah Apa kah masih ada hari esok Dan apa kah tetap seperti ini ♌•͡˘.˘ •͡♌"◦°◦ºº ĦцüĦ.. Mungkin ini salah ku Maaf tuhan Bila ku tak bersyukur Dan terlalu banyak meminta

Darimana Harus Kumulai

Entah darimana harus kumulai kata-kata pembuka hatiku. Setiap kali aku bertemu denganmu, aku selalu saja seperti terhipnotis, kamu membuatku lupa akan segalanya. Wajahmu selalu saja hadir dan menimbulkan akan rasa lupa yang membingungkan pada wajah-wajah wanita lain yang pernah kucintai sebelumnya, begitu kuatnya. Aku tak pernah tahu dari jurusan mana kamu datang. Tiba-tiba kamu hadir begitu saja, membawa keremangan takdirku. Kamu membekap hatiku dalam kebimbangan cinta—tanpa arah, tanpa tujuan pasti, tapi aku suka. Entah kamu anugerah ataukah mungkin malah penderitaanku. Aku ingat ketika pertama kali mengenalmu. Perpustakaan adalah kata kuncinya. Entah kenapa aku selalu memilih meja dan kursi yang sama demi membaca buku, mungkin karena tata letaknya yang dekat dengan jendela hingga aku bisa merasakan sepoi angin membelaiku. Saat itu kutemukan sebuah buku agenda di atas meja tempat biasanya aku membaca buku-buku perpustakaan. Kubuka lembaran pertama buku agenda itu. Nama ...