Langsung ke konten utama

Bertahan untuk peduli mengerti dan memahami

aku tak tau
apa ku harus bahagia
atau bersedih
apa ku harus tersenyum
atau menangis
apakah ku harus berlari
atau berhenti
apa ku harus menunggu
atau melupakan mu

1000 kali ku mencintai mu
dan 1000 kali juga kau sakiti ku
1000 kali kumengharapkan mu
dan 1000 kali juga kau mencampakkan ku
1000 kaliku mengejar mu
dan 1000 kali juga kau tinggal kan ku
1000 kali ku memikirkan mu
1000 kali juga kau melupakan ku

ku salu berusaha membahagiakan mu
namun salu tak bisa
ku salu mencoba menjadi yang terbaik
namun tetap saja kau tinggal kan ku

ku sedih dengan kenyataan ini
ingin ku berlari sejauh mungkin
agar ku bisa melupakan mu
namun setiap ku mencoba
kerinduan itu salu ada

kamu mampu membuat aku utuh kembali,
kamu yang mampu membuat aku merasa terlahir kembali, untuk bisa peduli,
mengerti dan memahami…
segala yang ada pada mu , segala yang kamu punya …
walau mesti itu aku hanya bisa aku miliki dalam lelap tidurku…
walau mesti aku harus berserah pada mimpi sepanjang malamku….
walau aku mesti rela dan ihlas untuk merasakan cinta hanya dengan hayalku…
aku akan coba peduli, mengerti, memahami dan menyayangi…
semoga kamu di sana telah menjadi bagian dari diriku akan mampu
merasa cinta yang sebenarnya,memiliki cinta yang sesungguhnya, cinta suci dari ihlas nurani…
walau aku harus berserah pada mimipi…
walau aku harus melangkah kembali dalam perjalanan sunyiku…
aku akan mencoba tetap peduli, mengerti dan memahami…..
untukmu dan karenamu….
semoga aku mampu …bertahan dan terus menunggu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terpatahkan Di Awal Tahun

Terpatahkan di awal tahun Saat itu ada yang menghampiri ku Mendekat dan membawa aroma Apshara Aku tertegun ini aroma lembut bagai bidadari Di tersenyum sangat manis Seraya menyodorkan sebatang bunga seruni Ini kesukaan mu kan Sambil tersenyum menunjukkan lesung pipit di pipi kanan nya Sudah lah katanya Biarkan dia tenang Cukup cintai dia dengan doa doa baikmu Tangis dan keputusasaan mu takan membuat dia bangkit dari peristirahatan terakhir nya Apa kau ingin dia kembali ke dunia dan mengeluarkan nya dari surga Dia sudah bahagia disana Bukan kah surga tempat sebaik-baiknya kembali Aku kembali menengok nya Dia terlihat sangat bijak dengan kata katanya Bukankah kau temannya kataku Apa kau tidak sedih orang yang kau sayang pergi meninggalkan mu Sedih... Sedih bangat katanya... Namun semua sudah ditetapkan apa kau meragukan takdir Tuhan Bangkit lah... Tata hidup mu kembali Daisy pun pasti tak ingin melihat keadaan mu yang seperti ini... Dia menggandeng tangan ku Ayo kita pergi.. ...

Ada apa di bulan ini

Ada yang salah di bulan ini Entah kenapa Lain banget rasa nya Semuanya berlalu begitu saja Apa yang harus aku lakukan Kusangat kecewa dengan bulan ini Semuanya tak berjalan dengan baik Terlalu banyak kesedihan Dan sejujurnya akupun sudah lelah Apa kah masih ada hari esok Dan apa kah tetap seperti ini ♌•͡˘.˘ •͡♌"◦°◦ºº ĦцüĦ.. Mungkin ini salah ku Maaf tuhan Bila ku tak bersyukur Dan terlalu banyak meminta

Darimana Harus Kumulai

Entah darimana harus kumulai kata-kata pembuka hatiku. Setiap kali aku bertemu denganmu, aku selalu saja seperti terhipnotis, kamu membuatku lupa akan segalanya. Wajahmu selalu saja hadir dan menimbulkan akan rasa lupa yang membingungkan pada wajah-wajah wanita lain yang pernah kucintai sebelumnya, begitu kuatnya. Aku tak pernah tahu dari jurusan mana kamu datang. Tiba-tiba kamu hadir begitu saja, membawa keremangan takdirku. Kamu membekap hatiku dalam kebimbangan cinta—tanpa arah, tanpa tujuan pasti, tapi aku suka. Entah kamu anugerah ataukah mungkin malah penderitaanku. Aku ingat ketika pertama kali mengenalmu. Perpustakaan adalah kata kuncinya. Entah kenapa aku selalu memilih meja dan kursi yang sama demi membaca buku, mungkin karena tata letaknya yang dekat dengan jendela hingga aku bisa merasakan sepoi angin membelaiku. Saat itu kutemukan sebuah buku agenda di atas meja tempat biasanya aku membaca buku-buku perpustakaan. Kubuka lembaran pertama buku agenda itu. Nama ...