Langsung ke konten utama

kesetiaan laut dan langit

Dahulu kala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.

Suatu hari, datang awan... begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.

Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.

Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya, laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.

Tapi tentu saja tidak berhasil.

Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.

Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit.

Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih. Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan.

Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang bersatu.



Semoga cinta anda yang selama ini hambar akan menjadi cinta abadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terpatahkan Di Awal Tahun

Terpatahkan di awal tahun Saat itu ada yang menghampiri ku Mendekat dan membawa aroma Apshara Aku tertegun ini aroma lembut bagai bidadari Di tersenyum sangat manis Seraya menyodorkan sebatang bunga seruni Ini kesukaan mu kan Sambil tersenyum menunjukkan lesung pipit di pipi kanan nya Sudah lah katanya Biarkan dia tenang Cukup cintai dia dengan doa doa baikmu Tangis dan keputusasaan mu takan membuat dia bangkit dari peristirahatan terakhir nya Apa kau ingin dia kembali ke dunia dan mengeluarkan nya dari surga Dia sudah bahagia disana Bukan kah surga tempat sebaik-baiknya kembali Aku kembali menengok nya Dia terlihat sangat bijak dengan kata katanya Bukankah kau temannya kataku Apa kau tidak sedih orang yang kau sayang pergi meninggalkan mu Sedih... Sedih bangat katanya... Namun semua sudah ditetapkan apa kau meragukan takdir Tuhan Bangkit lah... Tata hidup mu kembali Daisy pun pasti tak ingin melihat keadaan mu yang seperti ini... Dia menggandeng tangan ku Ayo kita pergi.. ...

Hei gimana surga...

Hei gimana surga...? Bagaimana keadaan mu Pasti menyenangkan disana Apa disana turun hujan..?  Entah kenapa aku rindu sekali denganmu Apalagi ketika hujan turun Aku rindu perbincangan hangat kita Keluh kesahmu saat kita berteduh di pinggir jalan Aku mengingat semua itu Ya aku mengingat nya sampai kini Karena aku masih hidup Seperti inginmu Aku mengingat jemari jemari kecilmu Rambut pendek mu Jubah hitam kesayangan mu Jubah yang kadang membuat ku malu Kenapa kamu suka banget pake jubah attak on titan  Orang orang pasti menatap kearahmu Dan berpikir kalo kamu wibu bau bawang....  Aneh banget...  Ga ada manis manis nya tau Tapi...  Aku rindu saat itu Kita selalu berdebat  bahkan  aku ingat perdebatan terakhir kita  Demon slayer vs attack on titan  Sekarang setiap aku melihat anime itu aku bawaannya jadi melow Itu gara gara kamu...  Aku tau tulisan ini gak mungkin kau baca Namun pesan pesan ku tak tau harus kukirim kan kemana Kal...

Jawaban....!

akhirnya ku menemukan jawabnya jawab tentang pertanyaan ku kenapa dia ga pernah tersenyum...? ternyata kehadiran ku hanya merusak harinya hari ini baru saja aku tau ternyata dia sudah jadi milik orang dan aku melihat nya tepat di depan mataku bahagia sekali lelaki itu dia memang pantas untuk mendapatkan yang terbaik aku harusnya tau diri dan ga memaksakan kehendakku seharusnya aku sadar kenapa semua ini terasa sulit semestinya ku mengerti dunia ku dan dunia nya jauh berbeda dan aku harus nya paham aku bukan lah siapa-siapa mana mungkin ku bisa membahagikan nya sedangkan ku tlah terlahir penuh dengan kesedihan aku ga menyalah kan tuhan aku ga menyalah kan dia karna semua ini salah ku aku yang terlalu memaksakan kehendakku aku yang terlalu memaknakan indah tuhan makasih atas bantuanmu makasih kau berikanku jawabannya tuhan apa ini yang terbaik tapi kenapa.....? rasanya sakit sekali